Browsing "Older Posts"

Tutorial Flutter #9 – Mengenal dan Memahami Row Widget oleh - seputarcoralpaintshop.xyz

Halo sahabat selamat datang di website seputarcoralpaintshop.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Tutorial Flutter #9 â€" Mengenal dan Memahami Row Widget oleh - seputarcoralpaintshop.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Mengenal dan Memahami Row Widget di Flutter. Row widget merupakan salah satu widget yang paling banyak digunakan. Widget ini biasa digunakan untuk membentuk suatu blok yang bersifat horizontal. Di dalamnya, kita bisa menyisipkan beberapa widget di dalam bungkus property childrennya.

Kemampuan seperti itu bisa dimanfaatkan untuk membuat slide, membuat blok-blok tersusun dan masih banyak hal lainnya. Oleh sebab itu, dalam membangun aplikasi mobile menggunakan Flutter, Row Widget begitu powerful dan siap digunakan.

Perhatikan gambar di bawah ini:

Tutorial Flutter #9 â€

Melalui gambar di atas kita dapat melihat blok berwarna tersebut membentang secara horizontal. Selain itu Row widget memiliki beberapa property yang bisa digunakan seperti mainAxixAlignment start, center, end, spaceBetween, scapeEvenly dan spaceAround.

Masing-masing dampak penggunaan valuenya nampak jelas pada gambar di atas.

Sekarang, apakah sudah siap untuk mempelajari Row Widget?

Mulai dari konsep ini:

Row(      children: [      // widget here      ],  ) 

Blok-blok yang ingin kita buat berada di dalam children Row. Kita bisa memasukan widget yang sesuai dengan aplikasi yang mau dibangun. Dan pastinya perlu diteliti apakah widget yang digunakan cocok pada Row atau tidak.

Agar pemahaman kita terhadap row widget ini semakin matang, mari kita coba dengan membuat contohnya seperti gambar di bawah ini:

Tutorial Flutter #9 â€

Let’s go!

Step #1 â€" Buat StatelessWidget

Alasannya sederhana, kita tidak sedang membicarakan widget yang dinamis. Jadi kita buat Stateless saja sebagai contoh.

import 'package:flutter/material.dart';   class RowExample extends StatelessWidget {     @override     Widget build(BuildContext context) {       return Scaffold(           // Kode here       );     }   }

Step #2 â€" Tambahkan Padding dan Row

Padding berfungsi untuk memberikan jarak antara border dan content. Pada contoh ini saya menggunakan top untuk memberikan jarak antar contoh dan appBar.

import 'package:flutter/material.dart';    class RowExample extends StatelessWidget {     @override     Widget build(BuildContext context) {       return Scaffold(         appBar: AppBar(           title: Text("Row Example"),         ),         body: Padding(           padding: const EdgeInsets.only(top: 20),           child: Row(             children: [                 // Kode here             ],           ),         ),       );     }   }

Step #3 â€" Tambahkan Container

Pada step ini container saya butuhkan untuk membuat blok tertentu dengan masing-masing ukuran yang sama dengan gambar yang berbeda.

 import 'package:flutter/material.dart';    class RowExample extends StatelessWidget {    @override    Widget build(BuildContext context) {      return Scaffold(        appBar: AppBar(          title: Text("Row Example"),        ),        body: Padding(          padding: const EdgeInsets.only(top: 20),          child: Row(            children: [                          Container(                color: Colors.blue,                height: 100,                width: 100,              ),              Container(                color: Colors.yellow,                height: 100,                width: 100,              ),              Container(                color: Colors.green,                height: 100,                width: 100,              ),            ],          ),        ),      );    }  } 

Step #4 â€" Tambahkan Text dan Style

Text dan style bertujuan untuk memberikan text pada masing-masing container.

 import 'package:flutter/material.dart';    class RowExample extends StatelessWidget {    @override    Widget build(BuildContext context) {      return Scaffold(        appBar: AppBar(          title: Text("Row Example"),        ),        body: Padding(          padding: const EdgeInsets.only(top: 20),          child: Row(            children: [                          Container(                color: Colors.blue,                height: 100,                width: 100,                child: Center(child: Text("Kolom 1", style: TextStyle(color: Colors.white, fontSize: 20),),),              ),              Container(                color: Colors.yellow,                height: 100,                width: 100,                child: Center(child: Text("Kolom 2", style: TextStyle(color: Colors.white, fontSize: 20),),)              ),              Container(                color: Colors.green,                height: 100,                width: 100,                child: Center(child: Text("Kolom 3", style: TextStyle(color: Colors.white, fontSize: 20),),)              ),            ],          ),        ),      );    }  } 

Step #5 â€" Final Project

Sebenarnya pada step 4 kita sudah mencapai final project. Sekarang kita coba tambahkan class RowExample di main.dart.

// import    import 'package:flutter/material.dart';    import 'package:latihan/row_example.dart';   // Kode here  home: RowExample(),

Kesimpulan

Mengenal dan memahami Row Widget di kesempatan kali ini cukup mudah. Tutorial saya sampaikan dengan sedetail mungkin sambal berharap kita bisa mempraktikkannya dengan mudah.

Aamin.

Selamat belajar.

Itulah tadi informasi mengenai Tutorial Flutter #9 â€" Mengenal dan Memahami Row Widget oleh - seputarcoralpaintshop.xyz dan sekianlah artikel dari kami seputarcoralpaintshop.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Sunday, June 21, 2020